lppm@unram.ac.id

ORKETRASI KERJA SAMA LPPM SE NUSA TENGGARA BARAT: PENGUATAN KOLABORASI JURNAL, KKN, DAN PENGABDIAN MASYARAKAT
Mataram – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) perguruan tinggi se-Nusa Tenggara Barat menggelar kegiatan orkestrasi kerja sama pada Selasa, 14 April 2026, bertempat di Ruang Sidang Utama LPPM. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan peran perguruan tinggi dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui penguatan kolaborasi lintas institusi.
Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala LPPM dari berbagai perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat, di antaranya UNDOVA, IYARSI, UNW, HAMZANWADI, UNDIKMA, IAHN Mataram, UBG, UTS, UNSAMAWA, UMMAT, POLTEKES, dan UNIZAR. Kehadiran para pimpinan LPPM tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sinergi yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Kepala LPPM, Dr. Andi Chairil Ichsan, S.Hut., M.Si., menekankan bahwa kolaborasi antar perguruan tinggi merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ia menyampaikan bahwa LPPM memiliki peran strategis sebagai penggerak utama dalam menjembatani hasil riset dengan kebutuhan nyata masyarakat.
“Melalui orkestrasi ini, kita tidak hanya memperkuat jejaring, tetapi juga menyatukan visi untuk menghadirkan program-program yang lebih terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau memberikan arahan terkait tiga fokus utama kolaborasi yang perlu segera ditindaklanjuti. Pertama, kolaborasi jurnal ilmiah, yang diarahkan pada penguatan tata kelola jurnal berbasis Open Journal System (OJS), peningkatan kualitas publikasi, serta peluang pengelolaan jurnal bersama sebagai upaya meningkatkan indeksasi dan reputasi ilmiah.
Kedua, kolaborasi Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang diharapkan mampu menghadirkan model KKN tematik lintas perguruan tinggi. Dengan pendekatan ini, mahasiswa dari berbagai institusi dapat bersinergi dalam satu lokasi pengabdian untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat secara lebih komprehensif.
Ketiga, pengabdian kepada masyarakat secara kolaboratif, yang difokuskan pada integrasi program lintas disiplin ilmu, berbasis kebutuhan lokal, serta berorientasi pada keberlanjutan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pengabdian, sekaligus memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat.
Dalam diskusi yang berlangsung, para peserta menyambut baik arahan tersebut dan sepakat untuk menindaklanjutinya melalui penyusunan program kerja bersama serta penguatan komunikasi antar LPPM.
Kegiatan orkestrasi ini diharapkan menjadi titik awal terbentuknya ekosistem kolaborasi yang solid antar perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat, sehingga mampu meningkatkan kualitas penelitian, pengabdian, dan publikasi ilmiah, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Ditulis oleh:
Humas dan Media LPPM Universitas Mataram



