Sharing Session PkM Berbasis Kewirausahaan Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat

Mataram, 29 April 2026 — Kegiatan Sharing Session Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Berbasis Kewirausahaan sukses dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber Saprini Hamdiani, S.Si., M.Sc., Ph.D dari Program Studi Kimia FMIPA Universitas Mataram. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman strategis kepada dosen dan praktisi akademik terkait implementasi PkM berbasis kewirausahaan yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa skema PkM berbasis kewirausahaan (PBK) diarahkan untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan masyarakat. Selain itu, program ini juga berperan dalam mempercepat transfer teknologi dan inovasi dari kampus kepada pelaku usaha, khususnya UMKM, sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa produk unggulan daerah menjadi fokus utama dalam skema ini. Produk tersebut meliputi sektor pangan dan agroindustri lokal seperti kopi, kakao, dan olahan kelapa; sektor perikanan dan kelautan seperti rumput laut dan produk ikan olahan; hingga sektor industri kreatif seperti tenun tradisional dan kerajinan lokal. Tidak hanya itu, sektor jasa seperti pariwisata berbasis budaya dan edukasi juga termasuk dalam kategori produk unggulan daerah yang dapat dikembangkan melalui program PkM.

Kegiatan ini juga mengulas kriteria produk unggulan daerah, di antaranya memiliki keunikan lokal, nilai tambah ekonomi tinggi, potensi pasar yang luas, serta mampu menyerap tenaga kerja. Selain itu, keberhasilan program sangat ditentukan oleh keterlibatan mitra usaha yang telah memiliki legalitas, kapasitas produksi, serta komitmen dalam pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Dalam aspek teknis pelaksanaan, narasumber menekankan pentingnya tahapan kegiatan yang sistematis, mulai dari perencanaan, sosialisasi, penerapan teknologi, hingga monitoring dan evaluasi. Pendampingan berkelanjutan kepada mitra menjadi kunci utama agar inovasi yang diberikan benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas usaha.

Selain itu, strategi pendanaan juga menjadi perhatian penting, di mana anggaran kegiatan harus difokuskan pada aspek yang mampu meningkatkan produktivitas dan kapasitas mitra, bukan sekadar menghabiskan dana. Hal ini sejalan dengan tujuan utama PkM, yaitu menciptakan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Kegiatan sharing session ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas proposal dan implementasi PkM di lingkungan perguruan tinggi, serta mendorong lahirnya program-program pemberdayaan berbasis kewirausahaan yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ditulis oleh:
Humas dan Media LPPM Universitas Mataram