Workshop Pengembangan RIP dan RIPkM melalui Integrasi Potensi Lokal Berdaya Saing Global

Mataram, 3 Juni 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Induk Penelitian (RIP) dan Rencana Induk Pengabdian kepada Masyarakat (RIPkM) dengan tema “Potensi Lokal Berkhasiat Global melalui Pendekatan Sosial Humaniora dan Sains Teknologi”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Universitas Mataram dalam memperkuat arah pengembangan riset dan pengabdian yang berbasis pada keunggulan lokal serta memiliki daya saing global.

Workshop yang dilaksanakan pada 3 Juni 2026 ini dihadiri oleh unsur Badan Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (BP3F) serta para Wakil Dekan Bidang Akademik di lingkungan Universitas Mataram. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menyusun dokumen perencanaan yang terintegrasi, adaptif, dan selaras dengan visi pengembangan institusi.

Dalam kegiatan ini, peserta melakukan diskusi dan pemetaan terhadap berbagai potensi unggulan daerah yang dapat menjadi fokus penelitian dan pengabdian pada periode mendatang. Beragam isu strategis dibahas, mulai dari ketahanan pangan, kesehatan, lingkungan, energi terbarukan, pengembangan ekonomi kreatif, hingga pelestarian budaya dan kearifan lokal yang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi inovasi berdaya saing internasional.

Pendekatan yang digunakan menekankan pentingnya kolaborasi antara rumpun ilmu sosial humaniora (soshum) dan sains teknologi (saintek). Pendekatan soshum diarahkan untuk memahami aspek sosial, budaya, ekonomi, dan kebijakan masyarakat, sementara pendekatan saintek berperan dalam menghasilkan inovasi, teknologi tepat guna, serta hilirisasi hasil riset yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua LPPM Universitas Mataram menyampaikan bahwa penyusunan RIP dan RIPkM merupakan langkah penting untuk memastikan arah penelitian dan pengabdian yang lebih fokus, terukur, dan berdampak. Melalui dokumen ini, Universitas Mataram diharapkan mampu memperkuat kontribusinya dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah maupun nasional melalui riset dan pengabdian yang berkualitas.

Workshop ini menghasilkan berbagai masukan strategis yang akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen RIP dan RIPkM Universitas Mataram. Dengan terbangunnya sinergi antara fakultas, BP3F, dan LPPM, diharapkan lahir agenda penelitian dan pengabdian yang mampu mengangkat potensi lokal menjadi kekuatan inovasi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.